PPDB 2020-2021

SDI Mohammad Hatta kembali membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Tahun Pelajaran 2020-2021. Pendaftaran dibuka mulai tanggal 16 Desember 2019. Pendaftaran dilakukan secara online. Berkas-berkas yang perlu disiapkan sebelum melakukan pendaftaran online adalah :

1. Scan KK asli (maks 2Mb)
2. Scan Akta Kelahiran asli (maks 2Mb)
3. Scan Surat Keterangan dari TK (maks 2Mb)
4. Softcopy Foto diri (maks 2Mb)

Pendaftaran Siswa Baru di SD Islam Mohammad Hatta akan dibuka pada tanggal 16 Desember 2019, terbagi menjadi 3 gelombang (Jika kuota masih belum terpenuhi) :

1. Gelombang Indent : 16 Desember 2019 – 10 Januari 2020 pukul 14.00 WIB
    Observasi Gelombang Indent tanggal 11 Januari 2020
    Pengumuman Hasil Observasi tanggal 16 Januari 2020

2. Gelombang 1 : 17 Januari – 21 Pebruari 2020 pukul 14.00 WIB
3. Gelombang 2 : Akan dibuka jika kuota belum terpenuhi (informasi menyusul)


Informasi PPDB :
Telp : 0341-413003
email : admsdimh@gmail.com
Whatsapp : 081990006100

Link pendaftaran : http://sdimohammadhatta.sch.id/psb/

PERKEMAHAN JUMAT SABTU 2019

Jiwa kepemimpinan dan pembentukan karakter siswa perlu adanya pelatihan, SD Islam Mohammad Hatta (SDIMH) telah melangsungkan kegiatan Perjusa (Perkemahan Jumat Sabtu) pada hari Jumat – Sabtu, tanggal 11-12 Oktober 2019 yang bertempat di Kawasan Perkemahan Bedengan, Kota Malang.

Apel Pembukaan PERJUSA

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan membawa keceriaan bagi anak-anak. Hal ini terlihat dari rasa antusias siswa pada saat pemberangkatan ke lokasi perkemahan. Pemberangkatan dilakukan setelah melaksanakan sholat Jumat di sekolah. Setibanya di perkemahan, siswa menempati tenda sesuai regunya masing-masing lalu dilanjutkan dengan Apel Pembukaan, didampingi oleh Bapak Tomi Ariansyah, S. Pd sebagai Pembina Apel. Setelah Apel, siswa mendapat materi Kepramukaan dari Kak Tri dan Kak Rico, dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan api unggun dan jelajah pada malam hari setelah sholat Isya berjamaah.

Kegiatan upacara api unggun berlangsung khidmat. Kegiatan diawali dengan pembacaan Dasa Dharma Pramuka secara bergantian. Pembacaan Dasa Darma dilakukan oleh Tim Pramuka yang terdiri dari siswa-siswi kelas 4 dan 5. Setelah seluruh Dasa Darma telah dibacakan, Bapak Farid sebagai Pembina Upacara segera meyalakan api unggun.

Upacara Api Unggun

Kegiatan selanjutnya adalah jelajah yang merupakan kegiatan terakhir di hari pertama Perjusa. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kerjasama siswa-siswi, dan melatih keterampilan Kepramukaan seperti membaca sandi. Kegiatan ini berakhir pada pukul 10.30 WIB.

Pada hari kedua, hari Sabtu, kegiatan dimulai dengan melaksanaan sholat subuh berjamaah. Meskipun udara di Bedengan cukup dingin, ternyata siswa-siswi tetap bersemangat untuk berwudhu dan mendirikan sholat di alam terbuka. Kegiatan dilanjutkan dengan melakukan senam pagi dan melakukan persiapan untuk outbound.

Mancakrida siswa

Kegiatan outbound berlangsung seru dan menyenangkan. Siswa-siswi bersemangat menerima tantangan di setiap pos yang sudah disediakan. Ada permainan Perahu Pecah, Tangkap Bola, Roda Manusia, Estafet Pingpong yang dilakukan di area hutan pinus, dan Jalan Zigzag serta Estafet Air yang dilakukan di daerah aliran sungai.

Pada pukul 11.00 dilakukan Apel Penutupan, yaitu kegiatan terakhir pada kegiatan Perjusa. Apel dipimpin oleh Ananda Dzaky, didampingi oleh Bapak Tomi Ariyansyah, S.Pd sebagai Pembina Apel. Sebelum kembali pulang, tidak lupa kami memberikan apresiasi kepada regu-regu terbaik yang telah berhasil mendapat skor terbaik di setiap tantangan. Semoga pengalaman-pengalaman baru yang siswa-siswi dapatkan selama Perjusa membawa dampak positif bagi diri masing-masing. Menjadikan mereka insan yang cerdas, berimtaq, dan berbudaya lingkungan. Salam Pramuka !

Untuk informasi tentang Penerimaan siswa baru dan segala sesuatu tentang SDI Mohammad Hatta silahkan hubungi kami di :
SDI Mohammad Hatta
Jl. Simpang Flamboyan No. 30 Malang
Telp : 0341-413003
WA : 081990006100

Belajar Mengajar

Menurut wikipedia, belajar adalah perubahan yang relatif permanen dalam perilaku atau potensi perilaku sebagai hasil dari pengalaman atau latihan yang diperkuat. Belajar merupakan akibat adanya interaksi antara stimulus dan respon . Menurut KBBI adalah berusaha memperoleh kepandaian atau ilmu, berlatih, berubah tingkah laku atau tanggapan yang disebabkan oleh pengalaman. Belajar menurut beberapa ahli, belajar adalah semua aktivitas mental atau psikis yang berlangsung dalam interaksi aktif dalam lingkungan, yang menghasilkan perubahan-perubahan dalam pengelolaan pemahaman ( Winkel ). Belajar adalah suatu proses yang berlangsung di dalam diri seseorang yang mengubah tingkah lakunya, baik tingkah laku dalam berpikir, bersikap, dan berbuat ( W. Gulo (2002: 23) ). Belajar adalah serangkaian kegiatan jiwa raga untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku sebagai hasil dari pengalaman individu dalam interaksi dengan lingkungannya yang menyangkut kognitif, afektif, dan psikomotor (Djamarah). Dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa belajar adalah suatu aktifitas aktif dengan linkungan untuk mengubah tingkahlaku, baik tingkah laku dalam berfikir, bersikap, dan berbuat. Sedangkan mengajar adalah suatu bentuk komunikasi dengan tingkatan kompleksitas yang tinggi (Andri Hakim). Mengajar adalah bentuk usaha untuk dapat menciptakan suatu system lingkungan yang dapat memungkinkan untuk terjadinya proses belajar secara optimal (Gulo). Mengajar adalah suatu cara yang terbaik untuk bersedekah. Mengajarkan ilmu dapat mendekatkan diri kepada Tuhan YME (HR Ibn Abdil-Barr) dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa mengajar adalah suatu kominikasi yang terstruktur sehingga tercipta suasana belajar yang bertujuan untk mendekatkan diri kepada Allah. Rasulullah pernah bersabda bahwa

عَنْ عُثْمَانَ – رضى الله عنه- عَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ «خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ» رواه البخاري

Artinya: “Ustman bin Affan radhiyallahu ‘anhu berkata: “Bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sebaik-baik kalian adalah yang belajar al-Quran dan mengajarkannya.” Hadits riwayat Bukhari.

Belajar mengajar adalah suatu aktifitas aktif untuk mengubah tingkahlaku, baik tingkah laku dalam berfikir, bersikap, dan berbuat dalam menciptakan komunikasi supaya tersampaikan pesan-pesan ilahi.terkadang para guru enggan untuk belajar bagaimana cara mengajar, sehingga yang terjadi adalah ruh belajar mengajar itu tidak tersampaikan dengan baik. sebenarnya ilmu itu bisa bermanfaat jika seseorang dengan ilmunya akan lebih mendekatkan diri kepada Allah jadi tidak mungkin ada orang yang belajar dalam hal ini di sekolah dengan ilmu yang didapat semakin menjauh dari Allah. berarti proses mengajarnya tidak sampai pada pesan mengajar itu sendiri. Oleh sebab itu marilah para guru yang mempunyai andil dalam mengajar membawa siswa-siswa kita dengan ilmu yang didapat dari kita semakin dekat dan mendekat padda Allah azza wajalla.( frd)