BELAJAR MEMBUAT KOMPOS

Kompos merupakan pupuk organik yang berasal dari sisa tanaman dan kotoran hewan yang telah mengalami proses dekomposisi atau pelapukan. Selama ini sisa tanaman dan kotoran hewan tersebut belum sepenuhnya dimanfaatkan sebagai pengganti pupuk buatan. Kompos merupakan salah satu komponen untuk meningkatkan kesuburan tanah dengan memperbaiki kerusakan fisik tanah akibat pemakaian pupuk anorganik (kimia) pada tanah secara berlebihan yang berakibat rusaknya struktur tanah dalam jangka waktu lama.

Belajar Membuat Kompos

Siswa-Siswi Kelas IV SD Islam Mohammad Hatta mengikuti pembelajaran outdoor kali ini, yaitu pembuatan pupuk dimana daun – daun kering yang tidak  berguna bisa dibuat menjadi pupuk sehingga anak – anak bisa belajar cara membuat pupuk, mulai dari pembuatan hingga pemakaian.

Wali Kelas sedang memberi penjelasan tentang kompos

Djoko Nursyafa’at selaku wali kelas 4C SD Islam Mohammad Hatta sangat antusias dalam memberikan materi tentang Kompos, sementara cuaca saat itu sedang mendung. Mendungnya awan tidak mempengaruhi siswa-siswi kelas 4 SD Islam Mohammad Hatta dalam belajar membuat kompos.

Untuk informasi tentang Penerimaan siswa baru dan segala sesuatu tentang SDI Mohammad Hatta silahkan hubungi kami di :

SDI Mohammad Hatta

Jl. Simpang Flamboyan No. 30 Malang

0341-413003

READING DAY

Membaca adalah kegiatan meresepsi, menganalisis, dan menginterpretasi yang dilakukan oleh pembaca untuk memperoleh pesan yang hendak disampaikan oleh penulis dalam media tulisan. Kegiatan membaca meliputi membaca nyaring dan membaca dalam hati. Membaca nyaring adalah kegiatan membaca yang dilakukan dengan cara membaca keras-keras di depan umum. Sedangkan kegiatan membaca dalam hati adalah kegiatan membaca dengan seksama yang dilakukan untuk mengerti dan memahami maksud atau tujuan penulis dalam media tertulis.

Para siswa sedang asyik membaca buku

Kerjasama SD Islam Mohammad Hatta dengan pihak penerbit Erlangga tidak hanya berupa pesanan buku untuk guru dan siswa, tetapi terdapat 1 kegiatan yang menarik dengan nama “Reading Day”. Kegiatan ini bertujuan untuk menarik siswa agar senang membaca. Di zaman yang serba digital ini kegiatan membaca dengan buku sudah jarang kita temui, karena kebanyakan yang kita baca saat ini ada gadget. Saat ini hampir semuanya dapat dilakukan dengan menggunakan gadget, termasuk membaca buku. Dibalik sifatnya yang praktis, ternyata membaca buku menggunakan gadget memiliki efek negatif bagi kesehatan. Bahaya apa yang mengancam dari membaca menggunakan gadget?

Ekspresi siswa saat membaca buku

Sebuah riset yang dilakukan oleh tim Harvard Medical School menemukan bahwa produksi hormon tidur menjadi berkurang akibat membaca e-book. Rasa lelah di keesokan harinya juga dapat terjadi karena efek cahaya biru dari gadget di malam hari. Diketakan pula oleh pimpinan penelitian, Profesor Charles Czeisler bahwa sebagian besar cahaya yang terpancar ke pembaca e-book langsung menuju ke mata. Sdangkan jika membaca dari buku, pembaca hanya terkena pantulan cahaya yang dipantulkan oleh buku.

Sebenernya hal yang perlu diperhatikan jika tidak ingin mendapat efek buruk membaca e-book adalah dengan pengendalian diri. Kita harus mengetahui batasan seberapa lama menatap layar gadget. Dan juga jangan melakukannya sebelum tidur. Semoga kita bisa menjaga anak-anak kita dan mengajaknya agar lebih senang membaca buku daripada gadget.

Studi Empiris Eco Green Park

Studi Empiris siswa kelas 1 SD Islam Mohammad Hatta saat ini adalah berkunjung ke Eco Green Park. Disini siswa diajarkan kecintaaan terhadap alam, sambil memanfaatkan semua hal yang berhubungan dengan semangat melestarikan alam Go Green. Eco Green Park Batu Malang memberikan pelajaran bagaimana kita sebagai manusia harus bisa turut serta melestarikan alam serta memanfaatkan daur ulang menjadi bentuk baru yang bisa berdaya guna.

Siswa SD Islam Mohammad Hatta berangkat dari sekolah pukul 07.15, kegiatan ini diberangkatkan langsung oleh Waka. Kesiswaan SD Islam Mohammad Hatta Ibu Riesda Januarty, S.Pd di halaman sekolah. Antusiasme siswa-siswi sangat besar dalam kegiatan ini, sehingga mereka ingin sekali segera berada di Eco Green Park.

Pembelajaran Biogas

Pembelajaran Biogas

Sekitar 1,5 jam setelah pemberangkatan di sekolah, siswa kelas 1 SD Islam Mohammad Hatta sudah berada di parkiran Eco Green Park Batu, sebelum masuk ke dalam tempat wisata tersebut mereka berbaris berdasarkan kelompok yang telah ditentukan oleh Ketua Pelaksana Studi Empiris Ibu. Muthia Fatmawati, S.S, S.Pd. Kelompok per kelompok sudah masuk ke dalam area Eco Green Park ditemani oleh pendampingnya di setiap kelompok.

Eco Green Park

Eco Green Park

Siswa kelas 1 SD Islam Mohammad Hatta sangat menikmati beberapa wahana di Eco Green Park ini, beberapa wahana yang menarik bagi siswa adalah tentang biogas, yaitu memanfaatkan kotoran dari sapi, serta miniatur pembangkit listrik tenaga mikrohidro.

Untuk informasi tentang Penerimaan siswa baru dan segala sesuatu tentang SDI Mohammad Hatta silahkan hubungi kami di :

SDI Mohammad Hatta

Jl. Simpang Flamboyan No. 30 Malang

0341-413003, 4371772